Oleh: admin1970 | 15 April 2008

Pemberdayaan Masyarakat ‘Jasmani dan Rohani’

Assalamu'alaikum wr.wb.
Teman2 di milis halal-baik- enak,
terimaksih atas responnya. Saya ingin menambah informasi,
kami baru tinggal di kampung kami mulai 2001, tahun pertama kami hanya obsevasi lingkungan,
yah dari situ kami mendapat informasi kondisi lingkungan kami, yg serba pas-pasan,
banyak anak putus sekolah dan akhirnya kerja besi (bikin pintu pagar, tiang-tiang bangunan, dll).
Tahun kedua kami mulai action, para remaja putri (kebanyakan kerja sebagai PRT)
diajak ngaji oleh istri karena ternyanya pemahaman agamanya sangat2 minim.
Selain itu kami mulai menyalurkan dana ZIS yg kami punya (tiap tahun 5-8 juta)
plus 2-3 kambing kurban pas hari raya idul adha (karena memang tidak ada yg jurban).
Dana zis yg kami kumpulkan dari ibu-ibu pengajian majelis taklim baranangsiang indah,
dari  mantan  binaan  istri  yg sudah  bekerja,  dari saudara2,
biasanya  kami  salurkan  pada  bulan  romadhon,
dibelikan  jatah beras  raskin kemudian kita bagikan gratis
karena biasanya beras raskin yg beli ya para pedagang) atau kita berikan kalo ada yg sakit,
atau hal-hal lain yg mendesak.
Alhamdulillah, walau awalnya kami dituduh membawa misi partai
(sampai kami tdk boleh pakai masjid untuk pengajian),
sekarang warga mulai percaya dan remaja putri yg ikut ngaji dengan istri
pemahaman keisalamannya meningkat, misal shalat tidak pernah bolong,
mulai ada yg shaum senin-kamis, akhlak pada keluarga membaik dll.
Ingin kami lebih banyak berbuat, tapi hanya itulah kemampuan kami.
Moga2 mereka berdaya tidak hanya jasmani, tapi juga rohani. Itu yg lebih penting.

Demikian tambahan cerita dari saya, dan mohon doa kami tetap istiqomah. Amin.

Wassalamu'alaikum wr.wb.
arif hartoyo & azizah

Beri tanggapan

Your response:

Kategori