Oleh: admin1970 | 10 April 2008

PENYAKIT PADA LANSIA (1): DIABETES


DIABETES MELLITUS (DM)

v Tubuh tak mampu memanfaatkan glukosa darah karena gangguan pada fungsi pankreas sehingga terjadi defisiensi insulin

v Jenis :

a. Tipe I

· Diabetes tergantung insulin

· Kelainan genetik

· Perlu insulin eksogen (defisien insulin absolut)

b. Tipe II

· Diabetes tidak tergantung insulin

· insulin resistance (defisien relatif)

· Terapi dengan mengatur diet

v Gejala Klasik DM

· Hiperglikemia (gula darah tinggi)

· Glukosuria (gula dalam air seni)

· Poliuria (banyak buang air kecil)

· Polifagia (banyak makan)

· Polidipsia (banyak minum)

· Ketoasidosis

v Kasus Diabetes

· Data WHO (1998) ttg penderita DM tipe II

o Indonesia:

q Tahun 1995 : 5 jt

q Tahun 2025 diperkirakan meningkat menjadi : 25 jt

o Dunia :

q Tahun 2002 : 120 – 140 jt

q Tahun 2025 diperkirakan meningkat menjadi : 300 jt

· Diab Care Asia (2001) penelitian di 5 kota besar Indonesia

q 58 % penderita diabetes kondisinya awalnya adalah obesitas (kegemukan)

v Diet Penderita DM

  • Penemuan mutakhir berupa obat oral dan berbagai jenis insulin sifatnya hanya perawatan, diet tetap menjadi pengobatan utama
  • Diet Standar :

1. Tinggi Karbohidrat komplek, tinggi serat & rendah lemak

2. Tinggi Karbohidrat komplek dan tinggi Asam Lemak Tidak Jenuh Rantai Tunggal

  • Konsensus Perkeni (Perkumpulan Endokrinologi Indonesia) :

3. Karbohidrat 60-70 %

4. Protein 10-15 %

5. Lemak 20-25 %

6. Kolesterol < 300 mg/hari

7. Serat 25 g/hari

8. Gula dan garam minimal


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: