Oleh: admin1970 | 24 April 2008

HPP Baru Belum Berlaku, Tengkulak Merajalela


Okezone, 24 April 2008

PURWOKERTO – Harga pembelian pemerintah (HPP) atas beras dan gabah yang baru belum berlaku di Kab Banyumas, Jawa Tengah (Jateng).

Padahal Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) No 1 Tahun 2008 tentang Kebijakan Perberasan pada tanggal 22 April lalu. Inpres itu berisikan menaikkan HPP beras dari petani, yang awalnya Rp4.000 per kilogram (Kg) menjadi Rp4.300 per kG.

Wakil Kepala Sub Divre IV Banyumas Haryo Nugroho mengakui, pihaknya belum menerapkan HPP baru karena belum turunnya Surat Edaran (SE) Menteri Keuangan yang mengatur pembayaran melalui letter of credit (L/C).

“Kita masih mengeluarkan L/C lama yang menetapkan harga pembayaran beras Rp4.000 per kg. Karena L/C nya yang baru belum turun,” ungkapnya, di Banyumas, Jateng, Kamis (24/4/2008).

Namun, dia menegaskan, kepada penyetor beras, akan membayar sesuai HPP yang baru jika SE Menteri Keuangan sudah turun.
“Ibaratnya sekarang kita ngutang dulu kepada mereka karena selisih dananya sampai Rp300 per kg. Kalau dihitung jumlahnya cukup besar,” imbuhnya.

Terkait dengan kenaikan harga beras, sejumlah pedagang dan tengkulak menikmati keuntungan hingga ratusan juta rupiah.

Eko Purwanto pedagang beras skala besar di Banyumas mengaku sehari sebelum HPP naik sempat menyimpan stok beras di gudang sebanyak 1.000 ton. Pada hari itu dia membeli beras Rp3.800 per kg. Pedagang yang lain bernama Faturahman juga mengaku membeli beras sebanyak 75 ton dari petani seharga Rp3.850 per kg.

Berbeda dengan petani. Mad Sukana (43) petani dari Kalimanah Purbalingga mengatakan, saat HPP naik, dirinya sudah selesai panen. ”Pemerintah maunya bagaimana, mau berpihak kepada petani atau pengusaha,” ungkapnya bernada tanya.

Data Bulog menyebutkan, tiga kabupaten yakni Purbalingga, Banyumas dan Banjarnegara sudah selesai panen. Sedang di Cilacap, tinggal tersisa 30 persen yang akan panen. (Ridwan Anshori/Sindo/rhs)

Kasihan petani kita ya, siapa yg berpihak padanya? (admin)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: