Oleh: admin1970 | 19 Juli 2008

Akibat Over Eksploitasi Air Tanah Oleh Perusahaan Air Minum, kini sebagian warga Bogor kekurangan Air


Sungguh suatu yang menyedihkan, daerah yg disebut kota hujan, sebagian warganya mengeluh karena sumur mereka mengering. Padahal kita tahu kalau air itu kebutuhan vital setiap keluarga. Apakah gerangan yg terjadi?

Sejak munculnya beberapa perusahaan AMDK (Air Minum Dalam Kemasan) ataupun perusahaan penyuplai air untuk usaha Air Minum Isi Ulang, warga disekitar perusahaan air minum tersebut merasakan dampak kegiatan over eksploitasi air. Berjuta-juta liter air disedot tiap bulannya, dan memberikan “kekayaan” luar biasa bagi perusaahan air minum. Dibandingkan perusahaan tambang yang sedikit repot harus mencari sumber tambang dan memerlukan teknologi yg tidak murah, perusahaan pengelola air minum mempunyai kelebihan mudah mencari sumber dan hanya memerlukan teknologi yg sederhana untuk meneksploitasi air.

Disinyalir perusahaan air minum itu, saat ini tidak hanya mengambil air dari sumber mata air di pegunungan, tetapi juga menyedot air tanah. Eksploitasi air tanah yg berlebihan inilah yg menyebabkan sumur-sumur warga di sekitarnya menjadi kering. Padahal sudah jelas, ada perda larangan untuk eksploitasi air tanah. Jadi siapa yg harus bertanggung jawab? Kasihan masyarakat kita…….


Responses

  1. Sungguh ini tindakan perusahaan amdk yang tidak bijak hanya demi keuntungan sebesar-besarnya tanpa memperdulikan kelangsungan lingkungan hidup dan kehidupan rakyat sekitarnya. Perlu adanya tindakan tegas dari pemerintah daerah maupun pusat terhadap pelanggaran/ over exploitasi air terutama air tanah.
    Dan hendaknya iklan di tv oleh perusahaan amdk perlu di tinjau ulang karena merupakan kebohongan dan pembodohan.

    Pada hari ini 3 Maret merupakan Hari Air Sedunia.

    Sebagai sesama pengguna air bersih, marilah kita mengupayakan cara2 yang lebih baik dalam menggunakan maupun memberdayakan kembali air bersih yang ada.
    Saran utk menghemat air:

    1. Mematikan air di wastafel saat kita menggosok gigi (bisa 2 menit lebih) ataupun saat membilas tangan dengan sabun.      Menghidupkan keran kembali hanya saat akan digunakan.
    2. Upayakan menggunakan air saat mandi dari Pancuran/Shower dibandingkan dengan air langsung dari gayung, karena jauh lebih hemat.
    3. Mengganti dengan segera keran air atau selang air yang menetes walaupun kecil, karena akumulasi kebocoran tersebut amat banyak, walaupun terlihat hanya sedikit.
    4. Upayakan mencuci pakaian dengan satu kurun waktu sesuai dengan kapasitas mesin cuci, dibandingkan mencicil mencuci pakaian sedikit demi sedikit, karena menggunakan air bilasan yang lebih banyak.
    5. Berupaya tidak membuka keran lebar2 saat berwudhu, yang terpenting memenuhi syarat berwudhu, dll.
    (Jika rekan2 ada tips menghemat yang lain, bisa juga minta tolong di share disini, terimakasih sebelumnya).
    Semoga kita semua semakin bijak dengan karunia air bersih yang kita dapat akses dengan mudah saat ini.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: