AKU INGIN….
Aku ingin bisa membaca, sayang dulu aku malas belajar, kini sudah tua
Aku ingin dapat pekerjaan yg baik, sayang aku ndak punya ilmu apa-apa
Aku ingin dapat istri yg cantik dan solehah, tapi pantaskas aku mendapatkannya karena wajahku juga pas-pasan dan aku tak bisa disebut laki-laki yg sholeh?
Aku ingin anak-anakku menjadi sholeh dan sholehah, tapi apakah aku sudah memberikan contoh yg baik bagi mereka?
Aku ingin keluargaku rukun selalu, tapi kenyataannya tiap hari ribut melulu!
Aku ingin bisa seperti Pak Joko Susilo, enak kayaknya kalo hidup berkecukupan
Aku ingin anak-anakku jadi orang, tapi bagaimana mungkin karena sekolahpun jarang….
Aku ingin banyak beramal, tapi sayang untuk mencukupi diri sendiripun kurang
Aku ingin terbang ke awan, tapi mana mungkin uangpun tak punya untuk beli tiket pesawat terbang
Aku ingin mengubah dunia, tapi mana mungkin, untuk merubah diripun enggan
Aku ingin, aku ingin, aku ingin,……………………………………………………………………………………………..
Tapi mana mungkin, tapi mana mungkin, tapi mana mungkin,……………………………………………………..
Ya, di atas adalah daftar keinginan banyak orang. Boleh aja sich punya banyak keinginan, cita-cita, mimpi, tujuan atau apalah namnya. Itu ndak dilarang! Tapi, ya harus tahu diri juga kalo sekedar keinginan pasti keinginan itu tetap sekedar keingin dan tidak akan terwujud.
Banyak yang sudah tahu kalau ingin pandai ya harus belajar. Kalau ingin kaya ya kerja keras dan menabung. Kalau ingin berpenghasilan ya harus bekerja. Dan sebagainya dan sbagainya. Semua harus melalui proses. Semua ada syarat atau kerennya “kunci sukses” untuk mendapatkan apa yg di cita-citakan. Tidak ada yg instan! Tapi sayang masih banyak orang yg sekedar berkeinginan, masih banyak yg sekedar bermimpi. Tidak mau bertindak. Tidak mau action! Mulai saat ini kita harus berubah kalau ingin mewujudkan keinginan, cita-cita atau impian. Mari sama-sama dukung gerakan “STOP DREAMING START ACTION”. Saat ini juga, dari diri sendiri, dari yg terkecil…..
STOP DREAMING START ACTION, LEBIH CEPAT LEBIH BAIK, LANJUTKAN!
Semoga…..
salam,
ahartoyo
Narsis amat judulnya? He..he….Bukan apa-apa, soalnya permasalahan ini penting. Setelah senin lalu di wawancarai lewat telpon oleh reporter/wartawan majalah wanita Ummi tentang manfaat buah-buahan, hari ini datang lagi wartawan Global TV. Kemarin sudah janjian untuk wawancara tentang masalah teh botol daur ulang dan teh celup. Semua ditinjau dari segi keamanan pangan. Saya kira informasi ini penting, karena info yg beredar luas sangat mengkhawatirkan. Jadi kalo anda ingin info tersebut simaklah penjelasan saya di Global TV Sabtu 4 Juli jam 13.30 (mudah2an tidak salah dan benar- ditayangkan) dalam acara Benang Merah.
Bagi yg lama tinggal di sekitar kampus IPB sekarang, pasti merasakan perubahan yg cukup cepat. Termasuk saya. Saya masuk Darmaga tahun 1990, saat masih mahasiswa. Saat itu masih relatif sepi, lengang, tanpa macet. Warung dan toko juga masih relatif sedikit dan kecil-kecil. Masih ingat waktu itu, warung Yunani (he..he..pasti temen juga tahu ya) masih kecil, seperti warung kopi. Fotokopi Agus juga masih kecil dg 1 buah mesin fotokopi.
Sambil menguji ilmu SEO (Search Engine Optimization), iseng-iseng ikut kontes SEO yg diadakan Joko Susilo. Hadiahnya cukup menggiurkan. Total hadiah berjumlah Rp 25 juta. Suatu nilai yg dahsyat untuk suatu kontes SEO. Karena biasanya kontes-kontes seperti ini berhadiah dibawah Rp 5 juta. Kontes ini bertajuk “Stop Dreaming Start Action“, yang rasanya pas untuk kita semua.